Broker Regulator

Broker Regulator

Hal yang juga sangat penting dalam memilih broker, salah satunya adalah regulator yang dimiliki. Badan regulator ini adalah lembaga milik pemerintah setempat dimana broker tersebut beroperasi yang memberikan lisensi dan mengawasi seluruh kegiatan Broker yang berhubungan dengan nasabah. Lembaga tersebut mengawasi kegiatan Broker dengan tujuan melindungi nasabah (trader) terhadap tindakan kecurangan yang bisa dilakukan oleh Broker.

Broker Regulator

Kenyataan yang ada adalah banyak broker berjenis Bandar/Market Maker, yang membuat market Forex sendiri atau melakukan intervensi terhadap transaksi trading yang Anda lakukan. Broker jenis Bandar ini akan untung jika trader mengalami loss dan merugi jika trader withdrawal profit (conflict of interest). Oleh karena itu, sangat disarankan untuk tidak memilih broker berjenis Bandar/Market Maker/Dealing Desk. Sekalipun Anda cocok dengan broker berjenis Bandar, apabila memiliki regulator yang baik, akan menjadi hal yang patut dipertimbangkan.

Broker Regulator memiliki aturan-aturan atau kebijakan yang ketat untuk melindungi nasabah yang biasanya sangat sulit untuk dijalankan oleh perusahaan pialang/broker.

Berikut ini adalah beberapa Badan Regulator Forex yang ada di beberapa negara:

1. CFTC (Commodity Futures Trading Commission) – United States www.cftc.gov

Regulasi tertinggi Broker Forex di US, jika broker yang memiliki lisensi dari CFTC, bisa Anda cek disini. Download file pdf atau .xls terbaru yang berisi list perusahaan pialang yang terdaftar di CFTC, perusahaan pialang (broker) yang teregulasi CFTC ada di list Financial Data for FCMs. Beberapa broker yang berasal dari US dan berlisensi CFTC ini mengembangkan sayapnya untuk melayani trading para trader dari seluruh dunia. Sebagai contoh adalah broker FXDD, terdapat managemen yang sedikit berbeda antara FXDD US dan FXDD Malta, dimana keduanya adalah perusahaan pialang yang sama namun dipayungi oleh regulator yang berbeda. FXDD US berkantor dan beroperasi di US, dan dipayungi aturan dari CFTC, sedangkan FXDD Malta berkantor di Malta dan beroperasi untuk melayanai trader dari negara selain US dipayungi oleh regulator MFSA (Malta Financial Services Authority). Anda harus membedakan ini dengan benar, dengan kata lain FXDD Malta tidak teregulasi CFTC melainkan teregulasi MFSA yang termasuk bagian dari FCA UK. Untuk melayani trader dari Indonesia, FXDD menyerahkan kepada FXDD Malta. Sebagai contoh lagi adalah broker Forex.com Gain Capital, broker ini memiliki beberapa kantor pusat yaitu di US, UK, Hongkong dan Australia. Dan masing-masing cabang tersebut dipayungi hukum/regulasi yang berlaku dimasing-masing negara.

2. NFA (National Futures Association) – United States www.nfa.futures.org

NFA adalah regulator yang menaungi Broker Forex yang beroperasi di Amerika Serikat. Saat ini kebijakan NFA salah satunya adalah Broker yang berlisensi NFA hanya bisa memberikan leverage maksimal 1:50. Contoh Broker forex yang berlisensi NFA adalah FXDD US dan IBFX US.

NFA bertugas untuk melindungi investor dan mengawasi broker forex agar tetap sesuai dengan aturan-aturan yang ditetapkan di US. Untuk menjadi member NFA, broker forex harus memiliki kekayaan minimal $20.000.000.

3. FSA (Financial Services Authority) – United Kingdom www.fsa.gov.uk

FSA adalah regulator yang menaungi broker Forex yang beroperasi di Inggris dan sekitarnya. FSA bertugas mengawasi broker forex dan melakukan tindakan tegas jika terjadi tindakan pelanggaran yang dilakukan Broker yang bisa merugikan investor/nasabah (trader). Untuk menjadi member FSA ini, broker forex harus memiliki kekayanaan minimal $1.000.000

Contoh broker forex yang berlisensi FSA adalah Fx Pro.

4. ASIC (Australian Securities and Investments Commission) –  Australia www.asic.gov.au

ASIC adalah Australia’s Corporate yang menjamin seluruh kegiatan finansial market yang beroperasi di Australia berjalan Jujur dan Transparan. Broker forex yang bernaung di ASIC harus menempatkan dana investor dalam segregated account (akun yang terpisah dari rekening Broker). Untuk menjadi member ASIC ini, broker forex harus memiliki kekayaan minimal $1.000.000.

Contoh broker forex yang berlisensi ASIC adalah IBFX AU, ICMarkets, FXOPEN AU.

5. Bappepti – Indonesia bappebti.go.id/id/home

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komiditi atau disingkat Bappebti adalah lembaga negara di bawah kementrian perdagangan yang bertugas mengawasi penyelenggaraan kegiatan perdagangan berjangka dan komoditi yang ada di Indonesia. Bappebti yang memberikan ijin/legal, broker lokal yang beroperasi dan menawarkan produk berjangka dan komiditi untuk trader di Indonesia.

Contoh broker forex yang berlisensi Bappebti adalah Askap Futures, Millenium Penata, dll

Ada banyak broker yang bermunculan dari beragam negara, sehingga Anda perlu lebih selektif dalam memilih broker. Anda bisa memilih broker yang Lokal atau International sesuai dengan kenyamanan dan fasilitas trading yang sesuai dengan yang Anda inginkan.